PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dalam rangka meningkatkan kualitas perencanaan strategis, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat menyelenggarakan Bimbingan Teknis Penyusunan Dokumen Renstra Perangkat Daerah yang difasilitasi oleh Kementerian BAPPENAS RI.

Bimtek ini dilaksanakan selama 3 hari pada 14-16 Januari 2025, bertempat di Hotel Royal Kuningan Jakarta.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perencanaan Bappenas, Pj. Bupati Kotawaringin Barat Budi Santosa, Kepala OPD Kabupaten Kotawaringin Barat, narasumber dari Pudiklatren Bappenas, serta 120 peserta yang berasal dari 37 perangkat daerah di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Dalam sambutannya, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Kotawaringin Barat, Juni Gultom,  menekankan pentingnya penyelarasan pemahaman dalam menyusun dokumen perencanaan.


“Bimtek ini bertujuan untuk menyatukan pemahaman dan pemikiran perangkat daerah, dalam merancang dokumen perencanaan pembangunan yang selaras, dengan visi daerah serta dokumen perencanaan pusat dan provinsi,” jelasnya.

Pj. Bupati Kotawaringin Barat Budi Santosa menambahkan, bahwa penguatan kompetensi sumber daya manusia menjadi fokus utama dalam kegiatan ini.

“Bimtek ini merupakan sarana peningkatan kapasitas perencana agar mampu menerjemahkan visi dan misi kepala daerah tanpa bias. Dengan demikian, dokumen Renstra yang dihasilkan dapat mencerminkan arah pembangunan yang terukur dan efektif,” ujar Budi Santosa.

Dokumen Renstra perangkat daerah di Kabupaten Kotawaringin Barat mengacu pada visi daerah, yaitu “Kotawaringin Barat Makin Jaya,” yang dirinci dalam lima misi utama.

Misi tersebut meliputi peningkatan kualitas SDM, kemandirian ekonomi berbasis kerakyatan, stabilitas daerah, kesejahteraan masyarakat, serta tata kelola pemerintahan berbasis teknologi informasi.

Bimtek ini dibagi menjadi empat kelas dan dipandu oleh para narasumber ahli dari Pudiklatren Bappenas RI, termasuk Wignyo Adiyoso, Guspika dan Setia Budi.

Metode bimtek mengedepankan interaksi dua arah, di mana narasumber memberikan materi sekaligus menggali pengalaman peserta, dengan penekanan pada aplikasi praktis dalam penugasan kelompok.

Melalui kegiatan ini, diharapkan perangkat daerah Kabupaten Kotawaringin Barat dapat menghasilkan dokumen perencanaan yang lebih berkualitas, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah. (DANANG/R)