SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur, Muhammad Irfansyah menekankan pentingnya peran guru Bimbingan Konseling (BK) atau Bimbingan Penyuluhan (BP) dalam memantau dan memahami kondisi siswa di setiap satuan pendidikan. 

Irfansyah menegaskan peran guru BK tidak hanya sebatas mengatasi kenakalan pelajar, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam mencegah berbagai masalah di lingkungan sekolah.

"Guru BK memiliki peran strategis karena mereka bisa memantau peserta didik dari awal datang hingga jam pulang sekolah," ujarnya, Kamis, 16 Januari 2025.

Ia juga mengajak masyarakat dan tenaga pendidik untuk tidak salah mengartikan tugas guru BK yang seringkali diidentikkan dengan penanganan kenakalan siswa. Guru BK juga bertugas memberikan bimbingan dan konseling untuk pembinaan karakter yang lebih baik kepada siswa.

Irfansyah mencontohkan, guru BK dapat berperan jauh sebelum siswa melakukan pelanggaran, seperti menanyakan alasan siswa yang sering terlambat datang ke sekolah. 

"Guru BK juga bisa mengidentifikasi masalah lain jika melakukan pantauan terhadap pelajar, seperti masalah keluarga yang berdampak pada kondisi belajar siswa.

Besar harapan kita, guru BK lebih peka untuk melihat kondisi para anak didik," tutup Irfansyah. (DEVIANA/R)