PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perindustrian (DPKUKMP) Palangka Raya, Samsul Rizal, menyatakan optimisme bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor retribusi pasar pada tahun ini akan mengalami peningkatan yang signifikan.

Hal ini sejalan dengan diberlakukannya tarif sewa bagi para pedagang di tiga pasar yaitu Pasar Blauran, Kalampangan dan Kameloh.

"Kami yakin dengan diberlakukannya tarif sewa ini, PAD dari sektor retribusi pasar akan meningkat secara signifikan," ujar Samsul Rizal saat ditemui di kantornya, Kamis, 16 Januari 2025.

Ia menjelaskan bahwa penetapan tarif sewa ini telah melalui proses kajian yang mendalam dan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk para pedagang.

Ia menambahkan bahwa selain meningkatkan PAD, penerapan tarif sewa juga bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan pasar menjadi lebih baik dan teratur.

--page


"Dengan adanya tarif sewa, diharapkan para pedagang akan lebih bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan dan ketertiban di pasar," imbuhnya.

Lebih lanjut, Samsul Rizal menjelaskan bahwa besaran tarif sewa yang dikenakan kepada para pedagang telah disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasar dan jenis usaha yang dijalankan.

"Kami telah berusaha agar tarif sewa yang ditetapkan tidak memberatkan para pedagang, namun tetap dapat memberikan kontribusi yang optimal bagi PAD," jelasnya.

Untuk memastikan pelaksanaan penerapan tarif sewa berjalan lancar, DPKUKMP Kota Palangka Raya telah melakukan sosialisasi kepada para pedagang.

Selain itu, pihaknya juga telah membentuk tim khusus yang bertugas untuk melakukan pengawasan dan penagihan.

"Kami berharap dengan adanya kerjasama dari semua pihak, terutama para pedagang, target peningkatan PAD dari sektor retribusi pasar dapat tercapai," pungkasnya. (HENDRI/Y)