PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (DPKUKMP) menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi pasar.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyewakan kios di Pasar Kameloh. Kepala DPKUKMP Palangka Raya, Samsul Rizal mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama kepada pedagang terhadap kios-kios di Pasar Kameloh.

“Kami telah membuat kontrak sewa dengan para pedagang. Kontrak ini mencakup 182 toko/kios dengan estimasi pendapatan sebesar Rp65.208.500 per bulan jika seluruh retribusi dapat tertagih," katanya, Jumat, 17 Januari 2025.

Melalui langkah strategis ini ia berharap dapat mendorong peningkatan PAD secara signifikan. Dia menjelaskan dengan adanya kontrak sewa yang jelas, diharapkan dapat menciptakan ketertiban dan pengelolaan pasar yang lebih baik.

Selain itu, pendapatan dari sewa kios juga dapat digunakan untuk meningkatkan fasilitas dan pelayanan di pasar.

“Kami akan terus berupaya meningkatkan PAD dari sektor pasar. Dengan pengelolaan yang baik, kami yakin potensi pendapatan dari sektor ini masih sangat besar,” tegasnya.

Dengan target pendapatan sebesar Rp65.208.500, diharapkan Pasar Kameloh dapat menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang signifikan.

Selain itu, dengan adanya pengelolaan yang baik, diharapkan Pasar Kameloh dapat menjadi pusat perekonomian yang lebih maju dan berkembang. (HENDRI/R)