PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, melalui Pusat Daur Ulang Panarung berhasil melaksanakan kegiatan pemusnahan sampah kertas secara inovatif.

Tidak seperti metode konvensional yang membakar sampah, DLH memilih pendekatan yang lebih ramah lingkungan dengan mencacah sampah kertas menjadi potongan-potongan kecil.

Potongan kertas hasil pencacahan ini kemudian akan diolah lebih lanjut menjadi berbagai produk bernilai tambah.

Beberapa di antaranya akan dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan kerajinan tangan, yang dapat menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat.

Selain itu, sebagian potongan kertas juga akan dijadikan kompos untuk meningkatkan kualitas tanah.

Plt Kepala DLH Kota Palangka Raya, Alman Pakpahan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengurangi volume sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

"Dengan mendaur ulang sampah kertas, kita tidak hanya mengurangi beban TPA, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan," katanya, Jumat, 17 Januari 2025.

Dia menjelaskan proses pencacahan sampah kertas dilakukan dengan menggunakan mesin pencacah khusus yang ramah lingkungan.

Proses ini juga melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat sekitar, yang turut berpartisipasi dalam memilah dan mengumpulkan sampah kertas. (HENDRI/R)