PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat telah mengalami bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sebanyak 36 kejadian dengan luas lahan terbakar 62,055 hektare di sepanjang 2024. 

Kepala BPBD Kobar, Syahruni melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Martugi menuturkan dari luas lahan terbakar sebanyak 35,755 hektare yang telah dipadamkan. 

"Tidak hanya Karhutla saja yang kita tangani, banyak kejadian selama tahun 2024 lalu baik dari bencana banjir, cuaca ekstrem, kebakaran, gelombang pasang dan abrasi, dan para personel kita selalu standby," tuturnya, Jumat, 17 Januari 2025.

Kejadian yang terjadi di Kobar dari Januari sampai Desember 2024 seperti Banjir sebanyak 15 kejadian, cuaca ekstrem 26 kali, gelombang pasang dan abrasi 1 kali, kebakaran 12 kali, kebakaran hutan dan lahan 36 kali dan tanah longsor 1 kali sehingga total 91 kejadian. 

Phaknya selalu mempersiapkan personel maupun alat pendukung di posko BPBD Kobar terhadap laporan ataupun kejadian di wilayah Kabupaten Kobar pada tahun ini. 

"Kita selalu standby setiap regu 10 orang akan bergantian standby di posko. kemudian, kami juga berkolaborasi dengan instansi lain seperti Manggalani Agni, TNI-POLRI, Relawan Masyarakat, PMI, dan masih banyak lainnya," katanya.

Ia mengimbau asyarakat jika melihat ataupun mengalami masalah yang membutuhkan pertolongan untuk segera melaporkan sekecil apapun kejadiannya dengan menghubungi kontak Posko PUSDALOPS PB 082354667848. (NURITA/R)