SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) siapkan pagu anggaran Rp27 muliar untuk menuntaskan rekonstruksi Jalan Simpang Kalang-Tumbang Kalang tahun ini.

"Tahun ini kita kerjakan kurang lebih 6 kilometer. Insya Allah tuntas tahun ini kalau tidak ada hal-hal force majeure, tuntas sesuai yang kita rencanakan," kata Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotim Mentana Dhinar Tistama, Jumat, 17 Januari 2025.

Pada 2024, rekonstruksi jalan Simpang Kalang-Tumbang Kalang telah dikerjakan sepanjang 3 kilometer dengan anggaran Rp14,5 miliar. Perbaikan ini merupakan bagian dari arahan Bupati Kotim, Halikinnor, yang mengutamakan penanganan kondisi jalan tersebut.

Kondisi jalan yang membentang sepanjang kurang lebih 9 kilometer tersebut sangat memprihatinkan karena sebagian besar masih berupa tanah dan bebatuan.

Ketika hujan turun, jalan menjadi becek dan berlumpur, sehingga menyulitkan kendaraan bermotor untuk melintas. Sehingga menjadi prioritas utama Pemkab Kotim untuk segera melakukan rekonstruksi.

“Target kami adalah memastikan konektivitas jalan antar-kecamatan dan akses ke jalan provinsi bisa tercapai,” ujar Mentana.

Selain untuk mempermudah mobilitas masyarakat, perbaikan jalan ini juga diharapkan membawa dampak positif pada perekonomian setempat.

Salah satu manfaatnya adalah membantu menekan harga barang di Kecamatan Antang Kalang yang selama ini terdampak akibat sulitnya akses jalan.

Dengan perbaikan jalan yang direncanakan, diharapkan harga barang dapat lebih stabil karena distribusi menjadi lebih lancar. (DEWI PATMALASARI/R)