TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Camat Pematang Karau Kabupaten Barito Timur, Setia Murni, menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran rumah di RT 01 Desa Pinang Tunggal, Jumat, 17 Januari 2025.

"Kami menyalurkan bantuan dari Pemerintah Kecamatan Pematang Karau berupa barang kebutuhan pokok untuk meringankan beban keluarga yang tertimpa musibah," ungkap Setia Murni usai menyerahkan bantuan.

Menanggapi musibah yang korban menderita kerugian yang besar tersebut, ia mengimbau masyarakat mencegah atau mengantisipasi terjadinya kebakaran dengan melakukan beberapa hal seperti mencabut atau mematikan aliran listrik yang terhubung peralatan elektronik seperti televisi, kipas angin, AC, pompa air, changer HP dan lainnya saat meninggalkan rumah.

Camat juga mengingatkan agar berhati-hati terhadap pemakaian lilin, obat nyamuk bakar lampu minyak/teplok dan korek api, serta menjauhkan barang-barang tersebut dari jangkaun anak-anak.

"Hati-hati juga saat membakar sampah di pekarangan rumah, dan apabila selesai pastikan api benar-benar padam. Kemudian jangan panik apabila terjadi kebakaran, lakukan pemadam secara mandiri spontan dan segera laporkan ke posko pemadam kebakaran terdekat," pesan Setia Murni.

--page

Rumah Satiana mulai dilalap api sekitar pukul 19.00 WIB, Kamis, 16 Januari 2025. Relawan pemadam kebakaran, personel BPBD Damkar, TNI, Polri dan masyarakat setempat bekerja sama untuk memadamkan api. Namun, akses jalan sempit menuju lokasi menghambat mobilisasi peralatan dan unit tangki air.

“Unit tangki harus memutar melalui Jihi karena jalan utama terlalu sempit, sehingga proses pemadaman menjadi sulit,” kata Koordinator Teknis Lapangan Relawan Samuja, Rakhmat Hidayat.

Meski upaya maksimal telah dilakukan, bangunan rumah tidak dapat diselamatkan karena api menyebar dengan cepat. Hingga kini, penyebab kebakaran masih diselidiki. Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp100 juta. Informasi tentang barang berharga yang terbakar juga masih dalam pendataan. (AGUSTINUS BOLE MALO/Y)