BORNEONEWS, Sampit – Sekretaris Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi mengapresiasi langkah serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam mendukung kebutuhan nelayan melalui pembangunan pabrik es balok. Fasilitas ini terletak di Desa Sei Ijum Raya, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dan telah diresmikan pada Kamis, 16 Januari 2025.
“Kebutuhan es balok sering menjadi kendala bagi nelayan. Es diperlukan untuk menjaga kesegaran ikan selama melaut. Dengan adanya pabrik es balok yang dibangun pemerintah, masyarakat tidak lagi kesulitan memperoleh es untuk mengawetkan hasil tangkapan mereka,” ujar Supian Hadi, Jumat, 17 Januari 2025.
Pabrik yang diberi nama Pabrik Es Mentaya ini memiliki kapasitas produksi hingga 200 balok es per hari. Setiap balok es memiliki berat 25 kilogram dan dijual dengan harga Rp17.000 untuk nelayan.
Keberadaan pabrik ini dinilai menjadi solusi penting bagi nelayan di Kotim. Dengan pasokan es yang mencukupi, nelayan dapat melaut dengan lancar tanpa khawatir kesegaran ikan terganggu. Hal ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga jual ikan, yang berkontribusi pada peningkatan pendapatan nelayan.
“Pemerintah telah menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat, khususnya nelayan. Dengan adanya pabrik es balok ini, produktivitas dan kualitas hasil laut kita pasti akan meningkat,” tambah Supian Hadi.
--page
Ketersediaan es balok tidak hanya meningkatkan efisiensi melaut, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui hasil tangkapan ikan yang lebih segar dan bernilai jual tinggi. Sehingga akan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan nelayan. (DEWI PATMALASARI/Y)









