BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Peserta didik MTsN 1 Kapuas yang berasal dari keluarga dengan ekonomi kurang mampu, mengikuti tahap Pencairan Dana Bantuan Sosisal Program Indonesia Pintar (PIP) tahap dua tahun 2024 - 2025.
Penyerahan bantuan yang telah dilakukan belum lama ini diberikan secara langsung oleh pihak Bank Mandiri, didampingi oleh Wakamad Bidang Humas Econ Hasan.
Selanjutnya dokumen dan berkas sebagai salah satu syarat untuk pembuatan buku tabungan dan kartu ATM tersebut diserahkan langsung oleh para siswa dan siswi kepada pihak Bank.
Kepala MTsN 1 Kapuas, Arbainsyah mengatakan dana bantuan yang diberikan akan otomatis langsung masuk ke rekening masing-masing siswa penerima bantuan karena itu semua merupakan hak dari para siswa/i yang nama-namanya sudah ditentukan oleh pemerintah pusat.
"Kami dari pihak sekolah hanya memasukan data seluruh siswa yang kurang mampu melalui EMIS," katanya, Sabtu, 18 Januari 2025.
Lebih lanjut, dirinya meminta kepada para siswa, agar selalu semangat dalam menempuh pendidikan di bangku madrasah ini.
Gunakan bantuan yang ada untuk membeli peralatan sekolah, setelah keperluan utama terpenuhi gunakan sisanya untuk keperluan lain.
“jangan digunakan untuk keperluan lain yang tidak menunjang kegiatan belajar,” pesannya.
Sementara itu Humas Econ Hasan membeberkan, saat ini yang menerima bantuan sebanyak dua puluh sembilan siswa dan siswi.
Dirinya berharap pada kesempatan selanjutnya untuk kuota penerima bantuan agar mendapat tambahan lebih dari yang di terima saat ini.
“Penyaluran bantuan PIP ini akan terus kita damping dan dilakukan secara terbuka dan transparan sebagaimana arahan Kepala Madrasah dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas agar tetap guna dan tepat sasaran kepada penerima peserta didik untuk keperluan sekolahnya," jelasnya. (DODI/H)









