BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua I Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Dede Ardiansyah menegaskan pentingnya memperhatikan kualitas dan kelayakan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan di Kota Palangka Raya untuk anak didik.
Ia mengingatkan agar makanan yang disajikan tidak hanya memenuhi standar gizi, tetapi juga cita rasa dan kebersihan.
Dede menekankan makanan yang diberikan harus matang sempurna, bebas dari bau amis atau busuk, sehingga tidak hanya memberikan manfaat kesehatan tetapi juga memastikan kenyamanan bagi anak-anak yang menerima program tersebut.
"Hal ini menjadi perhatian serius untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan keberhasilan program tersebut," ujar Dede, Sabtu, 18 Januari 2024.
Program MBG ujarnya harus mendapat pengawasan ketat terkait aspek higienitas, baik dalam proses penyediaan maupun distribusinya.
"Pihak pembuat makanan wajib memastikan setiap tahapan, mulai dari pemilihan bahan baku hingga pengemasan, dilakukan sesuai dengan standar kebersihan yang ketat. Hal ini untuk mencegah potensi penyebaran penyakit akibat makanan yang tidak higienis," tegasnya.
Selain itu, ungkap fraksi partai PSI-Perindo ini takaran makanan yang diberikan harus diperhatikan dengan cermat agar sesuai dengan kebutuhan gizi anak didik.
"Takaran ini juga harus konsisten, adil, dan mencakup elemen makanan yang seimbang, seperti karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral," arahnya.
"Pengemasan yang baik juga penting agar makanan tetap segar dan tidak rusak selama proses distribusi," tambahnya.
Ia juga menyarankan agar pengawasan pada program ini dapat melibatkan Dinas Kesehatan, pengawas pendidikan, dan pihak terkait lainnya untuk menjamin program MBG berjalan sesuai tujuan, yaitu mendukung kesehatan dan perkembangan generasi penerus di Kota Palangka Raya. (MARINI/R)









