BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Seruyan, Halidah, bersama jajaran, menghadiri kegiatan panen ikan nila dan betok di Desa Pematang Panjang, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Jumat, 17 Januari 2025.
Panen ini dilakukan oleh Kelompok Antang Tabela sebagai bagian dari program ketahanan pangan di wilayah desa.
Budidaya yang dikembangkan oleh Kelompok Antang Tabela menggunakan sistem bioflok, yaitu metode yang memanfaatkan mikroorganisme untuk mengolah limbah nitrogen menjadi protein, sehingga dapat meningkatkan efisiensi pakan dan produktivitas ikan.
“Hari ini kami hadir untuk menyaksikan langsung panen ikan nila dan betok yang menggunakan sistem bioflok. Ini adalah salah satu contoh keberhasilan program budidaya yang mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.
Panen dilakukan pada tiga kolam bioflok, dengan hasil yang cukup menggembirakan. Dari satu kolam bioflok dengan padat tebar 500 ekor benih ukuran 1-3 cm, kelompok tersebut berhasil memanen lebih dari 50 kilogram ikan, menggunakan sekitar tiga sak pakan selama proses budidaya.
Halidah mengapresiasi upaya kelompok ini dan berharap pengembangan sistem bioflok dapat menjadi alternatif budidaya yang lebih efisien, terutama untuk memanfaatkan kolam pekarangan.
“Pengembangan kolam bioflok ini diharapkan menjadi solusi budidaya yang efektif dan efisien, sehingga dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat desa,” tambahnya. (FAHRUL/R)








