BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalimantan Tengah (Kalteng), M. Andi Rachmatullah, membagikan sejumlah tips berkendara yang aman saat hujan.
"Tips ini bertujuan untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang kerap meningkat saat kondisi jalan basah dan licin," katanya, Minggu, 19 Januari 2025.
Andi menekankan pentingnya kewaspadaan dan kesigapan pengendara dalam menghadapi kondisi cuaca hujan.
Pertama, Andi Rachmatullah menyarankan untuk mengurangi kecepatan kendaraan. Jalan basah membuat ban kendaraan lebih sulit mencengkeram permukaan jalan, sehingga rentan terhadap selip. Mengurangi kecepatan membantu pengendara mempertahankan kendali atas kendaraannya dan mengurangi risiko kecelakaan.
Kedua, jaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Rem mungkin tidak seefektif saat jalanan kering, sehingga jarak aman yang lebih jauh memberikan waktu reaksi yang lebih lama bagi pengendara untuk menghindari tabrakan.
Ketiga, nyalakan lampu kendaraan. Meskipun bukan lampu hazard atau lampu sorot, menyalakan lampu utama membantu pengendara lain melihat kendaraan Anda, terutama saat visibilitas menurun akibat hujan. Hal ini meningkatkan keamanan dan mencegah terjadinya kecelakaan.
Keempat, hindari genangan air yang besar. Genangan air dapat menyebabkan aquaplaning, di mana ban kehilangan kontak dengan jalan karena lapisan air. Hindari genangan yang dalam dan jangan memaksakan diri untuk melintasinya jika kedalaman air dirasa membahayakan.
Kelima, rem dengan lembut dan bertahap. Hindari pengereman mendadak yang dapat menyebabkan kendaraan tergelincir. Jika kendaraan dilengkapi dengan sistem Anti-lock Braking System (ABS), biarkan sistem bekerja dengan menekan pedal rem secara stabil.
Terakhir, bagi pengendara sepeda motor, disarankan untuk menggunakan jas hujan yang sesuai agar tetap aman dan nyaman selama berkendara.
"Jas hujan yang tepat akan melindungi pengendara dari hujan dan meningkatkan visibilitas," pungkasnya. (PATHUR/j)









