BORNEONEWS, Sampit – DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) menyambut baik rencana program makan bergizi gratis yang dicanangkan pemerintah pusat dilaksanakan di daerah ini mulai Februari 2025.
“Program ini tentu sangat baik untuk kita sambut. Meski secara teknis pelaksanaan belum kami ketahui secara detail, DPRD Kotim akan mendukung penuh agar program ini berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Anggota DPRD Kotim Sihol Parningotan Lumban Gaol, Minggu, 19 Januari 2025.
Program makan bergizi gratis ini dirancang dengan mendirikan dapur umum di beberapa lokasi strategis. Setiap dapur umum akan menempati lahan seluas 30x40 meter dan mampu menyediakan 3.500–4.000 porsi makanan bergizi setiap hari.
Idealnya untuk wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, misalnya, dibutuhkan sekitar tujuh dapur umum. Setiap dapur umum akan mempekerjakan sekitar 15 tenaga kerja yang akan menerima gaji dari pemerintah melalui Dewan Gizi Nasional.
Namun saat pelaksanaan perdana di Kotim pada 3 Februari 2024 nanti hanya untuk 1 dapur umun di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Dengan sasaran utama program ini adalah anak-anak sekolah mulai dari jenjang PAUD hingga SLTA serta ibu hamil dengan radius 6 kilometer dari dapur umum.
--page
Gaol melihat program ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain menyerap tenaga kerja, program ini juga menjadi peluang bagi petani lokal untuk berkontribusi dalam penyediaan bahan makanan.
“Kami mendorong kelompok tani yang sudah terbentuk maupun yang baru untuk lebih giat menghidupkan kegiatan mereka. Pemerintahan Prabowo-Gibran sangat serius dalam membangun ketahanan pangan nasional, dan ini adalah peluang besar bagi petani lokal di Kotim,” tambahnya.
Ia juga meminta agar pemerintah daerah melalui dinas terkait bersinergi dengan petani lokal dalam mendukung program ini. Dukungan penuh kepada kelompok usaha pertanian juga diharapkan dapat dimaksimalkan.
“Kami berharap semua instansi yang terlibat dapat saling mendukung dan bertukar informasi untuk mengatasi hambatan yang mungkin muncul. Jika diperlukan, DPRD Kotim siap menyediakan lokasi untuk dapur umum,” pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/y)









