BORNEONEWS, Sampit – Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Dadang Siswanto mendorong perpustakaan daerah untuk berinovasi dalam menarik minat baca generasi muda.
Perpustakaan harus beradaptasi dengan tren masa kini agar menjadi tempat yang menarik dan relevan untuk anak muda.
"Menarik apa yang disampaikan oleh Perpustakaan Nasional, bahwa perpustakaan harus beradaptasi dengan situasi terkini. Kita berharap perpustakaan bisa membuat program atau hal-hal menarik yang menjadi magnet bagi anak muda. Kalau sekarang mereka lebih sering nongkrong di kafe, kenapa tidak nongkrongnya dialihkan ke perpustakaan? Dengan menghadirkan konsep seperti coffee corner, literasi mereka tetap terpenuhi," kata Dadang, Senin, 20 Januari 2025.
Dadang menyarankan agar perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca buku, tetapi juga menjadi ruang kreatif yang menyediakan fasilitas modern.
Kehadiran area nongkrong seperti kafe di dalam perpustakaan dapat memberikan suasana yang lebih santai dan nyaman bagi pengunjung muda.
Generasi muda membutuhkan sesuatu yang berbeda. Konsep perpustakaan tidak lagi hanya tentang buku, tetapi juga ruang interaksi, diskusi, dan hiburan yang mendidik. Ini akan membuat perpustakaan lebih hidup dan relevan dengan kebutuhan saat ini.
Selain itu, Dadang mengingatkan pentingnya literasi digital sebagai bagian dari layanan perpustakaan. Dengan teknologi yang terus berkembang, perpustakaan dapat menyediakan akses ke koleksi digital, e-book, dan platform pembelajaran online. Hal ini memungkinkan anak muda untuk lebih mudah mengakses informasi, baik secara langsung di perpustakaan maupun melalui perangkat mereka.
Sebagai bagian dari Komisi III DPRD Kotim yang membawahi sektor pendidikan, Dadang menyatakan komitmen pihaknya untuk mendukung pengembangan perpustakaan daerah.
Ia berharap pemerintah daerah bersama pengelola perpustakaan dapat berkolaborasi dengan komunitas dan pihak swasta untuk menciptakan program-program menarik bagi generasi muda.
"Dengan inovasi dan dukungan yang kuat, perpustakaan bisa menjadi pusat kegiatan positif bagi anak muda di Kotim. Ini juga akan mendukung peningkatan minat baca dan kualitas pendidikan di daerah kita," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/R)









