KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Penjabat Sekda Seruyan, dr. Bahrun Abbas mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Inflasi Mingguan yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

Rakor diikuti secara virtual melalui Zoom Meeting dari Ruang Rapat Asisten Kantor Bupati Seruyan, Senin, 20 Januari 2025.

Turut diikuti oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Adhian Noor, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Albidinnor, perwakilan Kejaksaan, Badan Pusat Statistik (BPS), dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Rakor ini bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam pengendalian inflasi di tingkat daerah pada tahun 2025.

Selain itu, forum ini juga membahas perkembangan Indeks Perkembangan Harga (IPH) secara nasional, termasuk di Kabupaten Seruyan.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya perencanaan matang dan pelaksanaan konkret untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

"Pengendalian inflasi harus menjadi prioritas pemerintah daerah untuk memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga," ujar Mendagri.

IPH Seruyan Minggu ke-3 Januari 2025 berdasarkan data IPH Kabupaten Seruyan pada minggu ketiga Januari 2025, inflasi tercatat sebesar 5,90 persen.

Komoditas yang memberikan kontribusi terbesar terhadap inflasi di antaranya:
cabai rawit: 2,79 persen, cabai merah: 2,21 persen dan telur ayam ras: 0,80 persen

Fluktuasi harga tertinggi pada minggu berjalan tercatat pada cabai rawit dengan kenaikan sebesar 0,19 persen.

Pj Sekda Seruyan, dr. Bahrun Abbas menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau dinamika harga komoditas strategis.

"Kami bersama TPID akan memperkuat koordinasi untuk memastikan langkah-langkah pengendalian inflasi dapat berjalan efektif," tandasnya. ( FAHRUL/R)