SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Baamang yang digelar Senin, 20 Januari 2025 membahas 307 usulan unfrastruktur dari 5 kelurahan dan 1 desa di wilayah tersebut. 

Usulan tersebut mayoritas berkaitan dengan pembangunan sarana dan prasarana, seperti perbaikan jalan, drainase, dan pemeliharaan sungai yang menjadi prioritas kebutuhan masyarakat setempat.

"Musrenbang ini menjadi kesempatan penting untuk menampung aspirasi masyarakat. Kami berharap seluruh usulan yang masuk dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah, terutama terkait sarana dan prasarana yang sangat dibutuhkan masyarakat di Baamang,” kata Camat Baamang Sufiansyah.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor yang diwakili oleh Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Poraktina Ike Heritha, serta empat anggota DPRD Dapil II Baamang-Seranau, yaitu Paliansyah, Marudin, Syahbana, dan Rambat.

Selain itu, hadir pula Forkopimcam, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lurah, kepala desa, tokoh masyarakat, dan tokoh adat sebagai peserta Musrenbang.

Musrenbang Kecamatan Baamang merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk menyerap kebutuhan masyarakat dan menyelaraskannya dengan program prioritas pemerintah daerah.

Dengan berbagai usulan yang masuk, diharapkan pembangunan di Kecamatan Baamang dapat berjalan lebih merata dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Usulan-usulan yang disampaikan ini akan menjadi bahan penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/j)