SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Empat Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang dulunya berstatus swasta kini telah diresmikan dan beralih status menjadi negeri. Peralihan nomenklatur tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di daerah sekolah tersebut. 

"Peresmian sudah dilakukan oleh Bupati Kotim, itu ditandai dengan penandatanganan prasasti empat sekolah itu," kata Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Muhammad Irfansyah, Senin, 20 Januari 2025.

Sekolah yang beralih status menjadi negeri tersebut SD Pantap Kecamatan Mentaya Hulu, SD Rantau Suang dan SD Rantau Sawang Kecamatan Telaga Antang serta SD Empat Kandan Kecamatan Kota Besi. 

Irfan menjelaskan dengan beralihnya status, sekolah tersebut dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Pasalnya, dengan dukungan dana dan sumber daya yang lebih besar dari pemerintah, sekolah negeri dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.  

"Jadi peningkatan mutu pembelajaran, pengembangan kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman, dan peningkatan profesionalitas guru," imbuhnya. 

Irfan menambahkan, selain peresmian untuk perubahan status untuk empat sekolah, Bupati Kotim Halikinnor juga menandatangani prasasti untuk pembangunan SDN 1 Baamang Tengah dan SDN 4 Ketapang. 

Dirinya berharap dengan diresmikannya pembangunan sekoalh tersebut peserta didik bisa menjalani proses belajar mengajar dengan layak. 

"Mudah-mudahan dengan ada ini, anak-anak kita yang di Bamang dan di Ketapang nanti bisa bersekolah lagi dengan layak," ujarnya. 

Lebih lanjut Irfan mengungkapkan karena daya tampung akan lebih banyak, seperti di SDN 1 Baamang tersebut daya tampungnya mencakup Baamang Tengah dan Hulu. 

"Pembangunan gedung sekolah ini langkah awal kami untuk meningkatkan pendidikan di Kotim. 

Mudah-mudahan anak-anak ini dalam generasi emas nanti bisa menjadi pemimpin di Kotim," imbuhnya. (DEVIANA/j)