BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat, Mulyadin menyatakan dukungannya terhadap program percepatan surplus ketahanan pangan nasional.
Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan adalah penanaman jagung secara serentak di enam kecamatan di Kobar, yang melibatkan Polres Kobar dan pemerintah daerah.
Mulyadin menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mempercepat ketahanan pangan, khususnya untuk komoditas jagung.
"Masyarakat kita memiliki potensi besar dalam pengembangan tanaman ketahanan pangan. Namun, sering kali mereka mengalami kesulitan dalam pemasaran hasil panen. Alhamdulillah, dalam program ini ada kerja sama dengan Bulog. Oleh karena itu, kami tekankan agar Bulog menampung hasil panen jagung dari masyarakat dengan harga yang telah ditentukan," ujar Mulyadin pada Selasa, 21 Januari 2025.
Dukungan dari semua pihak sangat diperlukan agar program Asta Cita ini berjalan dengan baik. Ia menegaskan bahwa sektor pertanian, khususnya pengembangan jagung, bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan bangsa apabila hasilnya dapat mencapai surplus.
"Jika produksi jagung melimpah dan pasarnya terjamin, maka akan berdampak besar bagi kesejahteraan petani serta ketahanan pangan nasional," tambahnya.
Selain itu, Mulyadin juga menyoroti pentingnya pendampingan bagi petani sejak tahap penanaman hingga panen agar kualitas jagung yang dihasilkan tetap terjaga.
"Pendampingan sangat penting agar masyarakat tetap bersemangat menanam kembali setelah panen. Ini menjadi tugas kita bersama, baik pemerintah daerah maupun stakeholder terkait," jelasnya.
Sebagai langkah lanjutan untuk menyukseskan program ini, Mulyadin mengungkapkan bahwa pihaknya bersama pemerintah daerah akan melakukan evaluasi terhadap keberadaan silo jagung di Kobar. Jika diperlukan, ia akan mendorong agar anggaran disiapkan untuk mengaktifkan kembali silo yang ada guna menjaga kualitas hasil panen.
"Kami akan melihat kembali keberadaan silo jagung di Kobar. Jika memang diperlukan, kami akan mendorong pemerintah daerah untuk menyiapkan anggaran guna mengaktifkan kembali silo-silo tersebut," katanya.
Namun sebelum evaluasi dilakukan, pihaknya juga akan mempelajari isi perjanjian dengan Bulog untuk memastikan bahwa petani tidak mengalami kesulitan dalam pemasaran hasil panennya.
"Jangan sampai setelah panen masyarakat justru kesulitan menjual hasilnya. Kami akan memastikan agar kebijakan ini benar-benar menguntungkan petani," tutupnya.
Dengan adanya dukungan penuh dari DPRD Kobar dan sinergi antara pemerintah daerah serta berbagai pihak terkait, diharapkan program percepatan surplus ketahanan pangan, khususnya jagung, dapat berjalan dengan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (DANANG/R)
Ketua DPRD Kobar Dukung Program Surplus Ketahanan Pangan Nasional dan Pengembangan Tanaman Jagung
Bagikan:

PANGKALAN BUN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
HUT ke-67, DPRD Kobar Dorong Kolaborasi Percepatan Pembangunan
Hari Jadi ke-67 Kobar, Ketua DPRD Dorong Percepatan Pembangunan dan Pelayanan Publik
Bantu Ringankan Dampak Asap Karhutla, DPRD Kobar Bagikan Masker
Lima Fraksi DPRD Kobar Sepakat Ranperda Perubahan APBD 2026 Jadi Perda
Perubahan APBD Kobar Akomodasi Tambahan Rp15 Miliar untuk Penanganan Karhutla
Perubahan APBD Kobar 2026 Disepakati, Pendapatan Turun Rp15,4 Miliar
Komentar (0)
Memuat komentar…







