BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di 2025 melalui retribusi lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di beberapa pasar.
Sekretaris DPKUKMP Kota Palangka Raya, Hadriansyah di Palangka Raya, Selasa, 21 Januari 2025 mengatakan, penarikan retribusi tersebut, diberlakukan bagi lapak PKL yang menggunakan kekayaan negara atau badan jalan yang dibangun oleh pemerintah.
"Seperti Pasar Blauran di Jalan Jawa dan sekitarnya, kemudian ada PKL yang menggunakan halaman Pasar Kalampangan, Kecamatan Sabangau,. Selain itu, pedagang di kawasan Pasar Kameloh juga akan kami tarik ritribusinya," kata Hadriansyah.
Dia menuturkan, untuk penarikan retribusi di kawasan Pasar Blauran per bulannya bisa mencapai Rp3,6 juta. Jadi ara PKL yang menggunakan fasilitas negara tersebut wajib membayar retrubusi per bulannya sekitar Rp19 ribu lebih.
Sama hal nya dengan PKL yang memanfaatkan halaman Pasar Kalampangan, mereka wajib membayar retribusi daerah per bulannya Rp2,1 juta sedangkan per bulannya sehingga mereka wajib menyetor ke ke kas pemerintah daerah pertahunnya Rp25 juta.
"Untuk Pasar Blauran dalam setahunnya itu sekitar Rp44 juta lebih dan semua uangnya itu disetorkan ke kas pemerintah daerah,' ucapnya.
Mantan Sekretaris Camat Jekan Raya itu menegaskan, dalam waktu dekat Pasar Kameloh yang berada di Jalan Ahmad Yani dan KS Tubun juga akan segera dibuatkan aturannya.
Sehingga bangunan tersebut yang statusnya milik pemerintah setempat itu, juga bisa dilakukan pungutan melalui retribusi berdasarkan perda yang pernah dikeluarkan.
"Sekali lagi apa yang kami lakukan ini bertujuan untuk meningkatkan PAD. Melalui dana tersebut, pemerintah bisa membangun fasilitas yang diperlukan masyarakat.
Sebelum mengakhiri perbincangannya, Hadriansyah juga menambahkan bahwa pihaknya tidak akan pernah berhenti mengembangkan PAD berlandaskan perda yang telah ditetapkan.
"Kita tidak akan berhenti melakukan inovasi dalam meningkatkan PAD sehingga pendapatan daerah terus merangkak dari tahun ke tahunnya," demikian Hadriansyah yang akrab disapa Adaw.
DPKUKMP Palangka Raya Tingkatkan PAD Melalui Retribusi Lapak PKL
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Korban Karhutla Bromo Kembali Meninggal Dunia di RSUD Dr Soetomo
Kemendikdasmen Beri Fleksibilitas Susulan TKA untuk Wilayah Karhutla
James T. Collins: Hilangnya Bahasa Daerah Ancam Identitas Etnis Dayak Tola'
Bupati Gumas Dukung Polri Berantas Sarang Narkoba secara Berkelanjutan
Pemkab Kobar Dorong Akses Keuangan Merata, UMKM hingga Masyarakat Desa Jadi Sasaran
Menteri PKP Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Pengadaan
Komentar (0)
Memuat komentar…







