PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia atau BI Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias memberikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan atau OJK atas langkah proaktif yang diambil untuk membentuk wadah yang dapat mempererat hubungan kerja sama antara regulator dan Lembaga Jasa Keuangan atau LJK.

Langkah yang dimaksud ialah telah terselenggaranya Fun Bike & Silaturahmi awal tahun bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan atau FKIJK Kalimantan Tengah. Acara tersebut mengusung tema “Bergerak Bersama, Sinergi Kuat, Keuangan Sehat”.

Hadir dalam acara tersebut, Primandanu Febriyan Aziz selaku Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias selaku Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Tengah, Maslipansyah selaku Ketua FKIJK Provinsi Kalimantan Tengah, dan perwakilan dari berbagai Lembaga Jasa Keuangan atau LJK di Kota Palangka Raya.

"Langkah ini merupakan upaya penting dalam menjaga stabilitas dan integritas sektor keuangan di Indonesia," kata Yuliansah dalam rilis yang dikirimkan OJK Kalteng pada Rabu, 22 Januari 2025.

Yuliansah Andrias menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak dalam sektor keuangan.
"Bank Indonesia siap bersinergi dan berkolaborasi bersama OJK maupun dengan FKIJK di Provinsi Kalimantan Tengah untuk melaksanakan program-program di lingkup LJK agar tetap solid dan mampu menjalin hubungan yang harmonis antar instansi," ujar Yuliansah.

--page

Pernyataan ini menunjukkan komitmen Bank Indonesia dalam mendukung inisiatif yang diambil oleh OJK.

Kolaborasi antara Bank Indonesia, OJK, dan FKIJK diharapkan dapat membawa dampak positif bagi perkembangan sektor keuangan di Kalimantan Tengah. Dengan adanya wadah yang mempererat hubungan kerja sama, diharapkan tercipta koordinasi yang lebih baik dalam menghadapi berbagai tantangan yang mungkin timbul di masa depan.

Selain itu, Yuliansah juga menyoroti pentingnya menjaga komunikasi yang efektif antara regulator dan LJK. Menurutnya, komunikasi yang baik akan membantu dalam mengidentifikasi dan mengatasi masalah secara lebih cepat dan efisien.

"Kami percaya bahwa dengan komunikasi yang baik, kita dapat mengatasi berbagai tantangan yang ada dan menjaga stabilitas sektor keuangan," tambahnya.

Langkah proaktif yang diambil oleh OJK ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak di sektor keuangan. Banyak yang berharap bahwa inisiatif ini akan menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun hubungan kerja sama yang kuat antara regulator dan LJK. Dengan demikian, diharapkan sektor keuangan di Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian nasional.

Secara keseluruhan, pernyataan Yuliansah Andrias mencerminkan komitmen Bank Indonesia dalam mendukung upaya OJK untuk memperkuat hubungan kerja sama dengan LJK. Kolaborasi yang solid dan harmonis antara berbagai pihak di sektor keuangan diharapkan dapat membawa dampak positif bagi perkembangan ekonomi di Kalimantan Tengah dan Indonesia secara keseluruhan. (TESTI PRISCILLA/Y)