SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Gabungan Perusahaan Perkebunan Indonesia (GPPI) Wilayah Kotawaringin Timur, Seruyan dan Katingan Siswanto mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 220 hektare untuk mendukung Program Tanam Jagung Sejuta Hektare. 

"Kemarin mulai ditanami lahan yang sudah kami siapkan untuk mendukung program pak presiden," katanya, Rabu, 22 Januari 2025.

Siswanto menegaskan perusahaan terutama di bidang perkebunan selalu mendukung program yang digalakkan oleh pemerintah baik pusat maupun daerah. 

Lanjutnya, bentuk dukungan yang diberikan untuk  Program Tanam Jagung Sejuta Hektare di Kabupaten Kotawaringin Timur yaitu dengan menyediakan lahan yang siap ditanami seluas 220 hektare. 

"Ini bentuk komitmen kami terhadap ketahanan pangan nasional. Kami berharap langakah ini dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan produksi jagung. Kalau pemerintah meminta untuk penambahan lahan, kami tetap upayakan," ujarnya. 

--page

Program Tanam Jagung Sejuta Hektare sendiri merupakan program pemerintah untuk meningkatkan produksi jagung nasional.  Program ini menargetkan penanaman jagung seluas satu juta hektare di seluruh Indonesia.

Kabupaten Kotawaringin Timur sendiri ditargetkan seluas 23.217 hektare lahan yang harus ditanami jagung. Tahap pertama yaitu kuartal pertama Kotawaringin Timur menargetkan seluas 6.000 hektare.  

Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk GPPI tersebut, diharapkan program ini dapat berjalan lancar dan mencapai target yang telah ditetapkan.

Siswanto yang juga Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengatakan, dukungan terhadap program ketahanan pangan ini sama sekali tidak mengganggu operasional perusahaan perkebunan. 

"Justru perusahaan sangat mendukung karena ini akan membawa dampak sangat positif bagi ketahanan pangan dan membantu perekonomian masyarakat," imbuhnya. (DEVIANA/Y)