SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotawaringin Timur, Mentana Dhinar Tistama mengungkapkan pihaknya akan segera memperbaiki jalan yang ada di Kampung Bangkirai Kelurahan Baamang Hulu Kecamatan Baamang. 

"Jalan itu memang sudah masuk dalam daftar kami, jadi secepatnya akan kami perbaiki," katanya,  Rabu, 22 Januari 2025.

Rusaknya jalan di Kampung Bangkirai ini menjadi keluhan warga. Pasalnya, sebagian besar jalan dipenuhi dengan lubang dalam, saat hujan turun maka luban akan tertutup air. Itu membuat pengendara harus mengurangi laju kendaraan. 

Pemerintah daerah telah mengalokasikan sebesar  Rp181,6 miliar lebih untuk peningkatan infrastruktur di Kabupaten Kotawaringin Timur pada 2025.

“Kami sudah menyusun rencana yang dituangkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang berkaitan dengan fisik adalah kurang lebih Rp181 miliar untuk 339 paket kegiatan,” sebutnya.

Ia menjabarkan, anggaran tersebut terkonsentrasi pada tiga bidang dan yang paling mendominasi adalah Bidang Bina Marga yang berfokus pada pengerjaan jalan, gang dan jembatan dengan pagu anggaran Rp156,9 miliar meliputi 218 paket kegiatan.

Selanjutnya, Bidang Perumahan Rakyat yang di dalamnya juga ada perbaikan gang-gang di kawasan perumahan dengan pagu anggaran Rp10,7 miliar meliputi 64 paket kegiatan.

"Jadi memang sudah ada anggaran untuk pemeliharaan jalan, termasuk jalan yang ada di Bangkirai itu," tegasnya. 

Jelas Mentana, untuk melakukan perbaikan jalan ada tahapan yang harus dilalui sambil menunggu kesiapan peralatan yang sedang digunakan di lokasi lain. 

"Kami mohon kepada masyarakat untuk bersabar karena saat ini sedang berproses. Selain itu alat berat juga masih digunakan di lokasi lain, seperti di Terantang," terangnya. 

Bangkirai merupakan sebuah kampung atau permukiman di pinggir Sungai Mentaya. Kampung ini disebut-sebut sudah ada sebelum kehadiran Bandara Haji Asan Sampit di kawasan itu. 

Secara administratif, Kampung Bangkirai masuk dalam Kelurahan Baamang Hulu. Lokasinya hanya sekitar 200 meter dari kantor kelurahan setempat. (DEVIANA/R)