BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Warga Kelurahan Madurejo, Pangkalan Bun, mengeluhkan kondisi jalan gang menuju SD Imam Syafi’i Pangkalan Bun, di Jalan Ahmad Wongso yang nyaris longsor.
Jalan yang berada di tepi sungai kecil itu mengalami keretakan akibat pondasi atau siring yang amblas.
Kondisi ini dinilai sangat membahayakan bagi para pengguna jalan, terutama siswa dan wali murid yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Warga berharap agar pemerintah segera mengambil tindakan untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan.
Arodi, salah satu orang tua murid SD Imam Syafi’i, menyatakan bahwa kerusakan jalan ini sudah berlangsung cukup lama. Namun, hingga kini belum ada perbaikan yang dilakukan oleh pihak terkait.
"Setiap hari anak-anak kami melewati jalan ini untuk berangkat dan pulang sekolah. Kami khawatir jika tidak segera diperbaiki, jalannya bisa ambruk dan membahayakan mereka," ujar Arodi, Rabu, 22 Januari 2024.
Selain retakan yang semakin melebar, kondisi jalan juga diperparah dengan intensitas hujan yang tinggi belakangan ini. Hal tersebut membuat warga semakin cemas karena dikhawatirkan longsor bisa terjadi sewaktu-waktu.
"Kalau hujan deras, tanah di sekitar jalan ini jadi semakin labil. Kalau dibiarkan terlalu lama, bisa saja jalan ini ambruk total," tambahnya.
Masyarakat berharap agar pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, segera menindaklanjuti keluhan ini.
Mereka menginginkan adanya perbaikan atau setidaknya langkah sementara, untuk mencegah longsor lebih parah.
"Kami hanya ingin pemerintah cepat merespons. Jangan sampai menunggu ada korban dulu baru diperbaiki," tutupnya. (DANANG/R)









