BORNEONEWS, Palangka Raya - Pada November 2024, jumlah penumpang angkutan udara mengalami penurunan sebesar 4,18 persen dibandingkan dengan bulan Oktober 2024. Jumlah penumpang turun dari 115.067 orang pada Oktober menjadi 110.253 orang pada November.
"Penurunan ini terjadi meskipun frekuensi penerbangan mengalami peningkatan sebesar 2,61 persen, dari 1.263 penerbangan menjadi 1.296 penerbangan," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti pada Rabu, 22 Januari 2025.
Di sisi lain, lalu lintas barang yang menggunakan angkutan udara justru mengalami peningkatan sebesar 1,43 persen. Volume barang yang diangkut naik dari 2.031 ton pada bulan Oktober menjadi 2.060 ton pada bulan November.
"Aktivitas penumpang dan arus barang ini sebagian besar terkonsentrasi di Bandara Tjilik Riwut, dengan 53,95 persen aktivitas penumpang dan 77,04 persen arus barang," katanya.
Untuk angkutan laut, frekuensi kunjungan kapal di pelabuhan wilayah Kalimantan Tengah meningkat 5,63 persen, dari 817 kunjungan pada Oktober menjadi 863 kunjungan pada bulan November.
Namun, jumlah penumpang angkutan laut mengalami penurunan sebesar 8,17 persen, dari 32.951 orang pada bulan Oktober menjadi 30.260 orang pada bulan November.
"Meskipun jumlah penumpang angkutan laut menurun, lalu lintas barang yang menggunakan angkutan laut mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 15,23 persen. Volume barang yang diangkut naik dari 1,82 juta ton pada bulan Oktober menjadi 2,10 juta ton pada bulan November," jelas Agnes lagi.
Aktivitas penumpang angkutan laut terkonsentrasi di Pelabuhan Kumai, sementara arus barang terkonsentrasi di Pelabuhan Sampit.
Selama November 2024, aktivitas penumpang angkutan laut di Pelabuhan Kumai mencapai 71,68 persen dari total penumpang, sedangkan di Pelabuhan Sampit mencapai 28,32 persen.
"Untuk arus barang, Pelabuhan Sampit mendominasi dengan 60,07 persen dari total volume barang, sementara Pelabuhan Kumai menyumbang 30,13 persen," jelasnya.
Secara keseluruhan, meskipun terjadi penurunan jumlah penumpang baik pada angkutan udara maupun laut, peningkatan frekuensi penerbangan dan lalu lintas barang menunjukkan adanya dinamika yang kompleks dalam sektor transportasi di Kalimantan Tengah selama bulan November 2024.(TESTI PRISCILLA/R)









