PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kondisi jalan menuju SD Imam Syafi’i Pangkalan Bun yang mengalami keretakan dan terancam longsor, menimbulkan keprihatinan dari warga serta orang tua murid.

Mereka khawatir jika tidak segera diperbaiki, kerusakan tersebut dapat membahayakan pengguna jalan, terutama siswa yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Anggota DPRD Kotawaringin Barat (Kobar) turut menyoroti permasalahan ini dan mendesak dinas terkait agar segera mengambil langkah perbaikan.

Mereka menilai kondisi jalan yang rusak dapat menghambat aktivitas pendidikan dan membahayakan keselamatan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kobar, Hasyim Mualim, memastikan pihaknya akan segera bertindak untuk menangani permasalahan ini.

--page


"Kami sudah menerima laporan terkait kondisi jalan menuju SD Imam Syafi’i. Untuk itu, tim teknis akan segera kami kirim ke lokasi guna menilai tingkat kerusakan dan menentukan langkah penanganan yang tepat," ujarnya, Kamis, 23 Januari 2025.

Lebih lanjut, Hasyim Mualim menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberikan solusi yang cepat dan efektif.

"Kami memahami kekhawatiran warga dan para wali murid. Setelah survei dilakukan, kami akan segera menyusun langkah perbaikan agar akses menuju sekolah tetap aman dan nyaman," tambahnya.

Kerja sama antara DPRD dan Dinas PUPR Kobar diharapkan dapat menghasilkan solusi konkret demi mencegah potensi bahaya yang lebih besar.

Selain itu, masyarakat meminta agar perbaikan infrastruktur di wilayah Kobar menjadi perhatian utama pemerintah agar kejadian serupa tidak terulang di tempat lain.

Dengan adanya respons cepat dari pemerintah, diharapkan perbaikan jalan menuju SD Imam Syafi’i dapat segera terealisasi, sehingga keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama para siswa, tetap terjaga. (DANANG/Y)