Tabrakan tersebut terjadi pada Selasa (29/9/2016) sore. Kejadian tersebutpun sempat membuat warga sekitar gempar, karena kaget dengan kondisi korban yang cukup mengenaskan dengan luka di beberapa bagian tubuhnya.
“Banyak warga sini yang keluar rumah untuk melihat korban, dan memberikan pertolongan. Namun apa boleh buat saat di perjalanan menuju rumah sakit, nyawanya tidak terselamatkan,” ujar Burhanuddin, salah seorang warga sekitar kejadian, Rabu (21/9/2016).
Sementara dari cerita Burhanuddin, saat itu dirinya melihat sopir truk tersebut melaju dari arah Pangkalan Bun menuju Sampit dengan kecepatan cukup tinggi. Sesampainya di lokasi kejadian dengan kondisi jalan menikung, dia berusaha menyalip pengendara motor yang ada di depannya.
Namun tanpa disadarinya, muncuk pengendara motor lain dari arah yang berlawanan. Sehingga kecelakaanpun tidak dapat dihindari, dan membuat korban tersungkur di pinggir jalan. Dengan mengalami patah tangan dan kakinya.
Warga sekitar yang melihat langsung memberikan pertolongan. Namun saat dibawa ke rumah sakit, nyawa korban tidak dapat diselamatkan, dan tewas.
Sementara Kapolsek Kota Besi Iptu Sugeng mengatakan, kecelakaan itu memang membuat tewas seorang pengendara motor. Korban tersebutpun sudah dibawa oleh anggota keluarganya untuk dimakamkan.
“Untuk sopir truk sendiri sudah kami tahan, dan saat ini masih pemeriksaan mendalam, sambil menunggu rekonstruksi kejadian tersebut,” kata Sugeng.
Sedangkan untuk penetapan tersangka, Sugeng belum bisa mengatakan bahwa sopir tersebutlah yang menjadi tersangka. Namun yang pasti dirinya masih melakukan pemeriksaan mendalam dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP). (MH/*)








