BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Okki Maulana, menekankan pentingnya strategi terpadu dari hulu hingga hilir dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kalteng.
Menurutnya, pembangunan SDM yang efektif membutuhkan perencanaan dan pelaksanaan yang komprehensif.
Okki Maulana menjelaskan bahwa strategi hulu meliputi perencanaan dan pengembangan pendidikan sejak usia dini.
Hal ini mencakup peningkatan kualitas pendidikan dasar dan menengah, serta penyediaan akses pendidikan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Pendidikan yang berkualitas akan menjadi fondasi yang kuat bagi pembangunan SDM.
Sementara itu, strategi hilir mencakup pengembangan dan peningkatan keterampilan kerja, serta penciptaan lapangan kerja yang layak. Pemerintah perlu menyediakan pelatihan vokasi dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Selain itu, perlu juga upaya untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif agar tercipta lapangan kerja yang memadai.
Okki Maulana menyoroti pentingnya sinergi antara berbagai pihak dalam pembangunan SDM. Pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat perlu bekerja sama untuk menciptakan sistem pembangunan SDM yang efektif dan berkelanjutan. Kolaborasi ini akan mempercepat tercapainya tujuan pembangunan SDM.
"Pembangunan SDM tidak bisa dilakukan secara parsial," tegas Okki Maulana, Kamis, 23 Januari 2025.
Ia menekankan pentingnya pendekatan terintegrasi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
"Dengan pendekatan ini, pembangunan SDM akan lebih terarah dan menghasilkan dampak yang lebih signifikan," pungkasnya. (PATHUR/H)









