PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wagub Kalimantan Tengah Edy Pratowo mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk meningkatkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) dengan memperbaiki layanan publik.

Edy menyampaikan hal tersebut dalam wawancaranya usai menghadiri secara virtual peluncuran hasil SPI oleh KPK RI. Ia menyoroti pentingnya koreksi terhadap delapan area rawan korupsi di Provinsi Kalteng yang mendapat skor SPI 67,76.

“Kita harus meningkatkan pengawasan dan membenahi bidang pelayanan seperti PTSP, Samsat, dan rumah sakit agar masyarakat puas,” ujar Edy Pratowo di Palangka Raya, Rabu, 22 Januari 2025.

Ia menambahkan, penilaian SPI melibatkan pandangan eksternal, sehingga kualitas pelayanan harus ditingkatkan demi kepercayaan masyarakat.

Sementara itu, Ketua KPK RI Setyo Budiyanto menyampaikan SPI adalah survei untuk mengukur tingkat/resiko di suatu instansi berdasarkan perspektif responden internal, eksternal dan eksper.

“Kenapa harus SPI, karena potret utuh integritas organisasi, dalam kacamata pengguna layanan/mitra kerja dan pegawai maupun pakar,” jelas Ketua KPK. (HERMAWAN DP/H)