BORNEONEWS, Palangka Raya - Pj Wali Kota Palangka Raya, Akhmad Husain menegaskan pentingnya perencanaan kepegawaian yang matang dan berbasis data.
Hal ini disampaikannya dalam Bimtek penyusunan Kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN), Kamis, 23 Januari 2025.
Ia menekankan bahwa penyusunan kebutuhan pegawai harus dilakukan secara cermat dan akurat. Tujuannya adalah memastikan bahwa jumlah dan kualifikasi ASN yang ada sudah sesuai dengan kebutuhan pelayanan publik.
"Kita harus menghindari kekurangan atau kelebihan pegawai. Keduanya sama-sama merugikan," ujarnya.
Husain menjelaskan bahwa perencanaan kepegawaian yang baik akan berdampak pada efisiensi dan efektivitas kinerja pemerintahan.
Dengan jumlah pegawai yang ideal dan memiliki kompetensi yang sesuai, pelayanan publik dapat ditingkatkan kualitasnya.
"Kita ingin memastikan bahwa setiap ASN ditempatkan pada posisi yang tepat sesuai dengan kompetensinya. Dengan begitu, mereka dapat memberikan kontribusi maksimal bagi masyarakat," imbuhnya.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Husain meminta seluruh kepala perangkat daerah untuk melakukan evaluasi secara berkala terhadap kebutuhan pegawai di masing-masing unit kerja.
Data-data yang diperoleh dari evaluasi ini kemudian akan dijadikan dasar dalam penyusunan rencana kebutuhan pegawai jangka pendek maupun jangka panjang.
"Saya berharap dengan adanya perencanaan kepegawaian yang baik, kita dapat membangun aparatur pemerintah yang profesional, efisien, dan mampu memberikan pelayanan publik yang prima," pungkasnya. (HENDRI/R)
Pj Wali Kota Palangka Raya Ingatkan Akurasi Perencanaan Kepegawaian
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Faktor Kelembapan Tinggi Picu Hujan di Palangka Raya Senin Dini Hari
Pemko Tidak Kewalahan Tangani Karhutla, Fokus Hadapi Kondisi di Lapangan
Kehadiran Siswa Rendah saat PJJ, Disdik Palangka Raya Evaluasi Pelaksanaan UAS Desember ke Januari 2027
Wali Kota Palangka Raya Tanggapi Penetapan Karhutla Kategori Sedang
Fairid Buka Pengawasan Publik Dana Banpres Rp10 Miliar, 2 Hari Ditargetkan Mulai Berjalan
Pemko Palangka Raya Terbuka Penggunaan Dana Banpres Rp10 Miliar ke Publik, Ini Rincian Alokasi Kalteng
Komentar (0)
Memuat komentar…







