BORNEONEWS, Kapuas - Pengerjaan sirkuit balap motor di wilayah Handel Linan, Desa Sungai Kayu, Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah itu, sudah mencapai 70 persen. Namun untuk menyelesaikan hingga fungsional dibutuhkan dana sekitar Rp5 miliar hingga Rp6 miliar lagi.

"Saat ini sudah mulai pekerjaan fisik dengan pembuatan badan lintasan dan pagar lintasan," kata Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Kapuas, Tatang Lesmana, Rabu (21/9/2016).

Tatang menjelaskan, proyek pembangunan sirkuit balap motor untuk tahap pertama ini sudah menelan dana Rp2,5 miliar. Adapun pekerjaan tahap pertama ini yaitu land clearing, pembuatan badan lintasan dan pembuatan pagar sirkuit.

Untuk luas lahan kawasan sirkuit lanjut Takwa sapaan akrabnya Tatang Lesmana,seluruhnya 10 hektare sedangkan khusus untuk  arena sirkuitnya 5 hektare. Untuk panjang lintasan sirkuit sekitar 1,5 km dan untuk pengerjaan tahap awal ini akan selesai 100 persen pada bulan Oktober tahun ini juga.

"Kita targetkan untuk pekerjaan awal ini akan selesai pada bulan oktober ini dan nantinya kita akan meperjuangkan anggaran tambahan melaui APBN dan APBD perubahan."ungkapnya.

Sedangkan kelanjutan penyelesaian pekerjaan hingga fungsional kata Tatang lagi dibutuhkan  anggara Rp5 hingga Rp6 miliar."Rencananya akan kami usulkan untuk anggaran pada tahun 2017 untuk kelanjutan pelaksanaan pekerjaan pembuatan stadion balap motor ini,"jelas Tatang Lesmana.

Pekerjaan 2017 untuk menyelesaikan pengerasan lintasan sirkiuit, pembuatan fedok dan tribun. Mudah-mudahan pada tahun 2017 ini sirkuit balap motor ini sudah bisa digunakan oleh atlet balap motor Kapuas. (DJEMMY NAPOLEON/N).