BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah melakukan kerja sama dengan tiga Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Dadahup, terkait program pinjam pakai buku dan layanan mobil perpustakaan keliling (perpusling).
"Kami mengunjungi SDN 1, SDN 2, dan SDN 3 Dadahup untuk melakukan penandatanganan kerja sama terkait pinjam pakai buku dan layanan mobil Perpusling," kata Kepala Disarpustaka Kapuas Suwarno Muriyat, Kamis, 23 Januari 2025.
Menurut dia, dalam kerja sama ini, masing-masing sekolah menerima sebanyak 150 buku yang dipinjamkan oleh Disarpustaka. Program itu diharap meningkatkan minat baca siswa serta mempermudah akses mereka terhadap bahan bacaan yang berkualitas.
Untuk layanan mobil perpusling, katanya, juga akan mendukung kebutuhan literasi di wilayah yang sulit dijangkau perpustakaan tetap. Harapannya agar program ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para siswa.
"Kami berharap dengan adanya program ini, anak-anak di Dadahup semakin gemar membaca dan memiliki wawasan yang lebih luas. Literasi yang kuat akan menjadi modal penting bagi mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik," katanya berharap.
Langkah ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan budaya baca di kalangan pelajar, khususnya di wilayah pedesaan.
Ia menambahkan ratusan buku yang dipinjamkan itu dalam kurun waktu tertentu akan ditukar dengan buku lain sesuai permintaan pemustaka sekaligus melakukan layanan mobil perpusling.
“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya kami untuk mendekatkan sumber informasi dengan menyediakan berbagai buku bacaan kepada pemustaka di lingkungan sekolah, agar anak-anak di Dadahup semakin gemar membaca dan memiliki wawasan yang lebih luas,” cakapnya.
Kepala SDN 1 Dadahup Nyaing mengucapkan terima kasih atas kunjungan mobil perpusling dan lakukan perjanjian kerja sama seraya berharap ke depan dilakukan lagi kegiatan serupa.
“Saya sangat bangga melihat anak-anak dengan sukacita menyambut kedatangan mobil perpusling. Sangat banyak buku yang di bawa, semoga anak-anak kami semakin meningkat budaya literasinya,” demikian Nyaing.









