PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palangka Raya melaksanakan operasi penggeledahan rutin terhadap kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Christin Sari, bersama Kasubsi Pelayanan Tata Tertib dan Rupam malam ini bertujuan untuk mencegah peredaran barang terlarang dan menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.

Operasi penggeledahan yang dimulai pukul 19.10 WIB ini menyasar kamar hunian blok B9 dan C9. Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap barang-barang pribadi WBP, termasuk tempat tidur, lemari, dan barang-barang lainnya.

Sasaran utama penggeledahan adalah barang-barang terlarang seperti narkotika, senjata tajam, alat komunikasi ilegal, dan benda-benda lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban Lapas.

Plh. Ka KPLP, Christin Sari, menjelaskan bahwa penggeledahan rutin merupakan bagian integral dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya.

"Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi proses pembinaan para WBP," tegasnya.

Hasil operasi penggeledahan menunjukkan tidak ditemukannya barang-barang terlarang yang serius. Hal ini menunjukkan efektivitas pengawasan dan pembinaan yang telah dilakukan oleh petugas Lapas.

"Tidak ditemukan barang-barang terlarang yang serius selama operasi ini, yang menunjukkan efektivitas pengawasan dan pembinaan yang telah dilakukan," ungkap Christin Sari.

Dengan dilaksanakannya operasi penggeledahan ini, Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan mendukung proses pembinaan yang efektif bagi para WBP.

Hal ini sejalan dengan visi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam menciptakan Warga Binaan Pemasyarakatan yang lebih baik dan berguna bagi masyarakat.

"Operasi rutin seperti ini akan terus dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas," pungkasnya. (PATHUR/R)