SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Khairil Anwar, menekankan pentingnya efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan anggaran serta memprioritaskan program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.  

"Belum lama ini kami  melakukan penandatanganan Dokumen Perjanjian Kinerja, Pakta Integritas, Maklumat Pelayanan sekaligus menerima DIPA tahun anggaran 2025. Pada kesempatan itu saya tegaskan kegiatan itu jangan dianggap sebegai seremonial belaka, akan tetapi harus benar-benar dipahami sebagai pondasi utama dalam menjalankan kinerja dan tanda tangan di dalamnya merupakan wujud komitmen yang harus diimplementasikan dalam setiap penugasan secara baik dan penuh dengan rasa tanggung jawab," katanya, Jumat, 24 Januari 2025.

Menurutnya, hal tersebut sesuai dengan arahan Menteri Agama yang meliputi beberapa poin penting.  Pertama,  pentingnya menghindari penundaan pekerjaan dan segera mengidentifikasi serta menyelesaikan kendala yang menghambat pelaksanaan kegiatan.  

"Kedua,  pengelolaan anggaran harus mengikuti prinsip-prinsip pengelolaan keuangan yang baik, taat aturan, proporsional, optimal, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.  Hal ini, semua harus memperhatikan asas keadilan, kepatutan, dan manfaat bagi masyarakat," ujarnya 

Ia juga mmenginstruksikan pengawas yang ada di bawah naungan Kemenag untuk segera membuat kerangka anggaran prioritas per triwulan.  Langkah ini bertujuan untuk memastikan perencanaan dan pelaksanaan anggaran yang terarah dan terukur. 

"Selanjutnya, kami akan terus mengevaluasi program dan kegiatan yang tidak sejalan dengan visi dan misi pemerintah serta Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Agama.  Karena kita ingin ke depannya,  akan lebih banyak difokuskan pada program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat," tutupnya. (DEVIANA/H)