BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palangka Raya, Zainal Arifin, mengajak seluruh masyarakat untuk saling menghormati selama bulan Ramadan.
Ia menekankan pentingnya sikap saling menghargai bagi mereka yang menjalankan ibadah puasa dan mereka yang tidak. Hal ini disampaikannya dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan tahun ini.
Zainal Arifin juga mendorong masyarakat untuk menyediakan takjil bagi mereka yang berpuasa. Ia menyebut, berbagi takjil dan sedekah merupakan amal mulia yang memiliki pahala besar di sisi Allah SWT.
"Membukakan puasa orang yang berpuasa pahalanya amat besar," ujarnya, Jumat, 24 Januari 2025.
Selain itu, Ketua MUI Palangka Raya tersebut juga menghimbau agar masyarakat meramaikan pasar Ramadan. Menurutnya, keberadaan pasar Ramadhan sangat membantu mereka yang berpuasa, terutama dalam mempersiapkan hidangan berbuka.
Dengan adanya pasar Ramadan, masyarakat tidak perlu repot-repot memasak sendiri, karena berbagai pilihan menu telah tersedia.
"Pada hakikatnya, pasar Ramadhan itu membantu orang yang berpuasa, artinya tidak capek-capek bikin hidangan untuk berbuka karena sudah tersedia di pasar Ramadan," jelas Zainal Arifin.
Lebih lanjut, ia berharap agar semangat kebersamaan dan toleransi antar umat beragama semakin meningkat selama bulan Ramadan. Saling menghormati dan menghargai perbedaan menjadi kunci terciptanya suasana yang kondusif dan penuh berkah.
Dengan adanya imbauan ini, diharapkan bulan Ramadan di Palangka Raya akan dipenuhi dengan kegiatan positif dan penuh makna, serta menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama.
"Semoga Kalimantan Tengah semakin berkah dengan kehadiran bulan suci Ramadan," terangnya. (PATHUR/H)









