BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kepala Desa Pulau Kaladan, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Sugianto, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program cetak sawah rakyat di desanya.
Program yang menjadi bagian dari ketahanan pangan nasional food estate ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
“Kami sangat berterima kasih kepada jajaran Kementerian Pertanian RI, pemerintah provinsi, dan kabupaten, yang telah memilih Desa Pulau Kaladan sebagai lokasi program ini. Juga atas dukungan Kodim. Kami menyambut baik adanya program ketahanan pangan nasional yang masuk ke desa kami, karena ini membuka peluang besar untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ujarnya, Jumat, 24 Januari 2025.
Menurut dia, program cetak sawah ini telah membuka lahan seluas 150 hektare, dengan tahap pertama dimulai pada area 20 hektare yang ditanami padi secara perdana.
Meski begitu, ia mengungkapkan bahwa ada beberapa tantangan yang perlu segera diatasi, terutama terkait tata air yang belum maksimal.
“Tata air menjadi kendala yang perlu pembenahan agar program ini bisa berjalan lebih baik. Selain itu, kami juga berharap adanya pelatihan untuk meningkatkan kapasitas para anggota brigade pangan, karena kami masih dalam tahap belajar untuk bertani secara efektif,” harapnya.
Sugianto optimistis bahwa keberhasilan program ini tidak hanya akan mendukung swasembada pangan nasional, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Pulau Kaladan.
“Kami yakin dengan dukungan pemerintah dan kerja sama seluruh pihak, program ini akan membawa dampak besar bagi kehidupan warga kami,” pungkasnya. (DODI/H)









