PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti mengatakan bahwa pada bulan November 2024, Jepang, Tiongkok, dan India menjadi negara tujuan utama ekspor Kalimantan Tengah.

"Nilai ekspor ke Jepang mencapai US$130,70 juta, yang berkontribusi sebesar 36,67 persen terhadap total ekspor Kalimantan Tengah. Sementara itu, nilai ekspor ke Tiongkok sebesar US$90,38 juta atau berkontribusi 25,36 persen, dan India sebesar US$42,24 juta atau berkontribusi 11,85 persen," kata Agnes pada Jumat, 24 Januari 2025.

Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, lanjut Agnes, terjadi peningkatan nilai ekspor ke sejumlah negara tujuan, seperti Jepang, Tiongkok, Pakistan, Vietnam, Filipina, Bangladesh, Saudi Arabia, serta berbagai negara tujuan lainnya. Ekspor ke Jepang mengalami peningkatan nilai terbesar, yakni sebesar US$55,77 juta atau naik 74,43 persen.

"Di sisi lain, ekspor ke India mengalami penurunan terbesar senilai US$38,22 juta atau turun 47,50 persen," katanya.

Dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun 2023, pada November 2024 terjadi peningkatan nilai ekspor ke sejumlah negara tujuan ekspor, kecuali Tiongkok, India, Vietnam, Bangladesh, dan beberapa negara tujuan lainnya. Peningkatan ekspor terbesar terjadi untuk tujuan Jepang, dengan nilai sebesar US$33,25 juta atau naik 34,12 persen.

"Selain Jepang, Korea Selatan juga mengalami peningkatan nilai ekspor yang signifikan, yaitu sebesar US$15,35 juta atau naik 81,39 persen," tuturnya.

Sementara itu, penurunan nilai ekspor terbesar tercatat untuk tujuan India, dengan nilai sebesar US$37,48 juta atau turun 47,01 persen. Penurunan ekspor ke Bangladesh juga cukup signifikan, yaitu sebesar US$3,17 juta atau turun 33,44 persen.

"Secara keseluruhan, meskipun terdapat beberapa penurunan nilai ekspor ke beberapa negara, peningkatan ekspor ke negara-negara utama seperti Jepang dan Korea Selatan menunjukkan tren positif bagi perekonomian Kalimantan Tengah. Hal ini menunjukkan adanya permintaan yang kuat dari negara-negara tersebut terhadap produk-produk ekspor dari Kalimantan Tengah," tuturnya.

Dengan demikian, Kalimantan Tengah perlu terus memperkuat hubungan dagang dengan negara-negara tujuan ekspor utama dan mencari peluang baru untuk meningkatkan nilai ekspor. Diversifikasi produk ekspor dan peningkatan kualitas produk juga menjadi kunci untuk mempertahankan dan meningkatkan daya saing di pasar internasional. (TESTI PRISCILLA/j)