BORNEONEWS, Kasongan - Kontingen Kabupaten Katingan sekaligus tuan rumah berhasil menyabet juara umum pada lomba Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Korpri II tingkat Provinsi Kalimantan Tengah 2016.

Hal ini berdasarkan pengumuman hasil tim juri Pesparawi Korpri II tingkat Provinsi Kalteng pada acara penutupan di Gedung Selawah Kasongan, Rabu (21/9/2016) malam.

Dari enam kategori yang dilombakan, kontingen Kabupaten Katingan mendominasi perolehan juara, yakni menjadi yang terbaik untuk empat kategori.

Selain juara kategori paduan suara wanita, Katingan juga menjadi yang terbaik pada kategori paduan suara pria, kemudian vokal solo putra serta juara dikategori suara campuran. Sedangkan untuk kategori vokal group Katingan meraih juara tiga, sementara kategori vokal solo putri Katingan juara dua.

Dengan demikian Katingan terpilih menjadi juara umum. Sementara untuk posisi juara dua diraih kontingen Kota Palangkaraya dan juara ketiga kontingen Pemerintah Provinsi (Pemprov).

Terkait predikat juara umum ini, Bupati Katingan Ahmad Yantenglie mengucapkan terima kasih atas prestasi yang diraih oleh kontingen Pesparawi Korpri daerahnya.

"Harapan saya dengan prestasi yang telah diraih ini maka kedepan bisa ditingkatkan lagi," ujar Bupati Ahmad Yantenglie.

Dalam kesempatan itu orang nomor satu di Katingan ini juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kontingen dan daerah lain apabila selama kegiatan ada hal-hal yang kurang berkenan.

"Melalui pesparawi kami berharap ini sebagai sarana bagi Korpri intuk pembinaan mental spiritual. Kegiatan ini juga untuk menciptakan kerukunan antar umat beragama dan antar umat beragaama dengan pemerintah," sebutnya.

Sementara itu dalam sambutannya Sekda Provinsi Kalteng Siun Jariyas yang membacakan sambutan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengapresiasi pelaksanaan Pesparawi Korpri II tingkat Provinsi Kalteng yang dilaksanakan di Kasongan.

Pasalnya, tidak hanya umat kristiani saja yang ikut terlibat, namun dari lintas agama, suku, etnis dan ras juga turut mendukung terlaksananya kegiatan ini.

"Jika ada ornag yang hendak memprovokasi, memecah belah kerukunan umat beragama di Kalteng, maka Korpi sebagai pemersatu diharapkan memperkuat jalinan antar sesama," ujarnya. (ABDUL GOFUR/m)