SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, tengah mempersiapkan lahan seluas 200 hektare untuk program tanam padi gogo. Itu dalam rangka  mendukung program pemerintah pusat untuk ketahanan pangan nasional. 

Camat Tualan Hulu, Admadi Sastra, menjelaskan pihaknya terus memperkuat ketahanan pangan sesuai dengan instruksi pemerintah pusat. 

"Untuk program ketahanan pangan kita mengikuti program pemerintah pusat, seperti padi gogo, jagung dan kacang-kacangan," ujarnya, Sabtu, 25 Januari 2025.

Penanaman padi gogo salah satu juga cara untuk memenuhi kebutuhan pangan yang masuk dalam Program Cetak Sawah Rakyat. 

Lebih lanjut, Admadi menyebut untuk program tersebut pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 200 hektare. Namun lahan tersebut masih dilakukan kembali identifikasi. 

--page

"Penelitian dan pengecekan lebih lanjut masih akan dilakukan untuk memastikan kesesuaian lahan untuk ditanami padi gogo," ujarnya. 

Harapannya, program ini mampu meningkatkan ketahanan pangan di Kecamatan Tualan Hulu, bahkan mampu memasok kebutuhan perusahaan-perusahaan di daerah tersebut.  

"Semoga dengan adanya ketahanan pangan tersebut bisa memasok ke perusahaan, jadi mereka tidak lagi mengambil dari luar. Jadi bisa ber-swasembada minimal, tidak semua lahan ditanami sawit namun ada juga tanaman lainnya untuk ketahanan pangan," harap Admadi.

Diketahui, sebelumnya Menteri Pertanian Arman Sulaiman saat datang ke Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu dalam pemaparannya menunjukkan, 621.684 hektar itu tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Luas lahan itu terdiri dari 14 kabupaten dan satu kota termasuk Kotawaringin Timur. 

Tercatat di Kotawaringin Timur luas lahan untuk program tersebut ada 32.167 hektare lebih. Lahan yang digunakan ada tiga jenis, yakni Area Penggunaan Lain (APL) seluas 28.093 hektare, kawasan Hutan Produksi (HP) seluas 1.572 dan kawasan Hutan Produksi Konversi (HPK) seluas 2.503 hektare.  (DEVIANA/Y)