BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Muhajirin mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dan memahami produk-produk keuangan digital yang semakin marak digunakan.
Hal ini disampaikan menyusul meningkatnya adopsi transaksi keuangan digital oleh berbagai pelaku usaha di daerah. Muhajirin menekankan pentingnya literasi keuangan digital bagi masyarakat agar terhindar dari potensi kerugian.
"Kemajuan teknologi digital memang memberikan kemudahan dalam bertransaksi, namun di sisi lain juga menyimpan risiko," ujar Muhajirin, Minggu, 26 Januari 2025.
Ia menjelaskan transaksi keuangan digital, meskipun praktis, memerlukan pemahaman yang baik agar masyarakat tidak terjebak dalam penipuan atau praktik-praktik yang merugikan.
Muhajirin menyoroti pentingnya masyarakat untuk memahami berbagai fitur dan mekanisme yang terdapat dalam produk keuangan digital.
Mulai dari aplikasi pembayaran digital, pinjaman online, hingga investasi online, semuanya memerlukan kehati-hatian dan pemahaman yang mendalam. Ketidakpahaman akan hal ini dapat berujung pada kerugian finansial yang cukup besar.
Muhajirin juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap modus-modus penipuan yang kerap terjadi dalam transaksi keuangan digital. Ia menyarankan masyarakat untuk hanya menggunakan aplikasi atau platform yang terpercaya dan terdaftar resmi.
Verifikasi data dan informasi sebelum melakukan transaksi juga sangat penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. "Pentingnya literasi keuangan digital tidak bisa dianggap remeh," tegas Muhajirin.
Ia berharap masyarakat dapat lebih bijak dan cerdas dalam memanfaatkan produk-produk keuangan digital agar dapat menikmati manfaatnya tanpa harus menanggung risiko kerugian.
"Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka" pungkasnya. (PATHUR/R)









