SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) belum lama ini merilis data kecamatan dengan produktivitas jagung terbesar pada tahun 2023. 

"Sekarang ini permerintah pusat sampai daerah termasuk Kabupaten Kotawaringin Timur tengah mengembangkan tanaman jagung, kita lihat produksi jagung selama ini di daerah kita," kata Kepala BPS Kotawaringin Timur, Eddy Surahman, Senin, 27 Januari 2025.

Eddy menjelaskan berdasarkan data yang dihimpun pihaknya dari Dinas Pertanian, secara umum produktivitas jagung dari tahun 2021 senilai 4,528 ton per hektare, 2022 senilai 4,317 ton per hektare dan 2023 senilai 4,805 ton per hektare.

Lebih lanjut Eddy mengungkapkan, pada tahun 2023 Kecamatan Parenggean menjadi kecamatan dengan produktivitas jagung terbesar. Sekalipun kecamatan yang luasan panennya terbesar ada di Kecamatan Baamang pada tahun itu. 

Kecamatan Parenggean dengan luas panen yaitu 29 hektare dengan produktivitas senilai 5,69 ton per hektare pada tahun 2023. Capaian tersebut disusul Kecamatan Telawang dengan produktivitas jagung mencapai 5,64 ton per hektare, kemudian Kota Besi 5,14 ton per hektare dan Seranau 5,12 ton per hektare.

"Kalau untuk luasan lahan panennya terbesar di Kecamatan Baamang. Produktivitas jagung itu berdasarkan ukuran hasil panen yang diperoleh per satuan lahan. Produktivitas jagung 2021 hingga 2023 memiliki pola yang sama dengan luas lahan panennya," ujarnya. 

Sementara luas lahan panen jagung untuk tahun 2021 seluas 195 hektare, pada 2022 turun menjadi 142 hektare dan pada 2023 kembali meningkat menjadi 220 hektare.

Pada 2023, Kecamatan Baamang menjadi kecamatan dengan luas panen jagung terbesar di Kabupaten Kotawaringin Timur dengan luas panen sebesar 40 hektare. Capaian itu disusul Kecamatan Parenggean seluas 29 hektare, Kota Besi 28 hektare dan Telawang 22 hektare.

"Luas panen jagung di Kabupaten Kotawaringin Timur pada tahun 2023 mengalami peningkatan dibanding dua tahun sebelumnya, namun luas panen jagung pernah menurun pada 2022," imbuhnya. (DEVIANA/j)