BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Desa Barunang, Kecamatan Kapuas Tengah, menjadi salah satu lokasi yang terdampak banjir besar pada Januari 2025.
Dikutip dari Dinkes Kapuas, Sandro, seorang perawat yang bertugas di Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Barunang, melaporkan situasi terkini pada hari Selasa, 28 Januari 2025.
Ia menjelaskan bahwa banjir ini merupakan kejadian pertama yang menenggelamkan wilayah tersebut sepanjang tahun ini.
Ketinggian air dilaporkan mencapai dua meter, merendam Poskesdes selama dua hari. Meskipun hanya berlangsung singkat, banjir ini menyebabkan kerusakan signifikan pada alat kesehatan seperti tensimeter manual, alat tes gula darah, dan alat timbang bayi, yang semuanya tidak bisa diselamatkan.
"Obat-obatan hanya tersisa sekitar 2 persen dari total persediaan karena sebagian besar telah terendam air,” ujarnya.
Banjir turut menghambat akses air bersih, karena sumber air dari sumur bor tidak dapat digunakan.
“Pesan saya kepada masyarakat adalah untuk tetap siaga, berhati-hati, dan menjaga kesehatan,” tambahnya.
Menurut ia salah satu pelajaran penting dari bencana ini adalah perlunya menyimpan barang-barang penting di tempat yang lebih tinggi untuk meminimalkan kerugian. (DODI/R)








