PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pada November 2024, Kalimantan Tengah mencatatkan impor utama dari tiga negara, yaitu Singapura, Federasi Rusia, dan Malaysia.

"Nilai impor dari Singapura mencapai US$3,17 juta, dengan komoditas utama berupa aspal," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Agnes Widiastuti pada Selasa, 28 Januari 2025.

Sementara itu, impor dari Federasi Rusia senilai US$0,59 juta didominasi oleh pupuk, dan dari Malaysia sebesar US$0,21 juta berupa pembangkit listrik.

Jika dibandingkan dengan Oktober 2024, terjadi peningkatan nilai impor dari berbagai negara asal impor pada November 2024 sebesar US$0,32 juta atau naik 8,77 persen.

"Peningkatan ini terutama tercatat pada impor dari Singapura dan Federasi Rusia. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kebutuhan akan komoditas impor di Kalimantan Tengah," kata Agnes lagi.

Namun, jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun 2023, secara umum terjadi penurunan impor Kalimantan Tengah pada November 2024 sebesar US$4,67 juta atau turun 54,05 persen.

"Pada November 2023, nilai impor tercatat sebesar US$8,64 juta, sedangkan pada November 2024 hanya mencapai US$3,97 juta," bebernya. Penurunan ini mencerminkan adanya perubahan dalam pola perdagangan internasional di wilayah tersebut.

Secara kumulatif, nilai impor Kalimantan Tengah pada periode Januari-November 2024 juga mengalami penurunan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Nilai impor pada periode tersebut mencapai US$55,28 juta, turun 21,44 persen dibandingkan periode Januari-November 2023 yang tercatat sebesar US$70,37 juta.

Penurunan ini menunjukkan adanya penurunan permintaan terhadap komoditas impor di Kalimantan Tengah sepanjang tahun 2024.
Meskipun terjadi penurunan nilai impor secara tahunan, peningkatan nilai impor pada November 2024 dibandingkan bulan sebelumnya menunjukkan adanya dinamika dalam perdagangan internasional di Kalimantan Tengah.

Peningkatan ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk peningkatan kebutuhan akan komoditas tertentu atau perubahan dalam kebijakan perdagangan.

Secara keseluruhan, perkembangan impor Kalimantan Tengah pada November 2024 mencerminkan adanya fluktuasi dalam perdagangan internasional di wilayah tersebut.

Meskipun terjadi penurunan nilai impor secara tahunan, peningkatan nilai impor pada bulan November menunjukkan adanya potensi pertumbuhan dalam perdagangan internasional di masa mendatang.(TESTI PRISCILLA/R)