BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah telah melakukan interaksi langsung dengan para responden untuk memastikan bahwa proses pendataan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan atau SNLIK telah sesuai dengan prosedur yang dimiliki oleh Badan Pusat Statistik atau BPS.
"Langkah ini diambil untuk menjamin akurasi dan validitas data yang dikumpulkan, sehingga hasil yang diperoleh dapat digunakan secara efektif dalam perencanaan dan pengambilan keputusan," kata Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz pada Selasa, 28 Januari 2025.
Selain itu, OJK Provinsi Kalimantan Tengah juga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada BPS Provinsi Kalimantan Tengah. Kerjasama yang baik antara kedua lembaga ini telah memungkinkan terselenggaranya SNLIK Tahun 2025 dengan lancar dan sukses.
"Sinergi dan kolaborasi yang terjalin di antara mereka menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan bersama," katanya.
Proses pendataan yang dilakukan oleh OJK Provinsi Kalimantan Tengah melibatkan berbagai tahapan, mulai dari pengumpulan data hingga verifikasi dan validasi.
Setiap tahapan dilakukan dengan cermat dan teliti untuk memastikan bahwa data yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi yang ada di lapangan. Hal ini penting untuk menghasilkan informasi yang akurat dan dapat diandalkan.
"Kerja sama antara OJK Provinsi Kalimantan Tengah dan BPS Provinsi Kalimantan Tengah tidak hanya terbatas pada proses pendataan, tetapi juga mencakup berbagai aspek lain yang mendukung terselenggaranya SNLIK," bebernya.
Kedua lembaga ini saling berbagi informasi dan sumber daya untuk mencapai hasil yang optimal. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung pembangunan daerah.
OJK Provinsi Kalimantan Tengah juga berperan aktif dalam memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya partisipasi dalam SNLIK.
Melalui berbagai kegiatan dan program, mereka berusaha meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya data yang akurat dan valid. Partisipasi aktif dari masyarakat menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan SNLIK.
"Dengan adanya sinergi dan kolaborasi yang baik antara OJK Provinsi Kalimantan Tengah dan BPS Provinsi Kalimantan Tengah, diharapkan hasil SNLIK Tahun 2025 dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembangunan daerah," katanya.
Data yang akurat dan valid akan menjadi dasar yang kuat untuk perencanaan dan pengambilan keputusan yang lebih baik di masa depan.(TESTI PRISCILLA/R)









