BORNEONEWS, Sampit - Badan Pusat Statistik (BPS) Kotawaringin Timur mencatat jenis usaha terbanyak di wilayah tersebut adalah Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di tahun 2016.
"Sensus ekonomi kami lakukan setiap sepuluh tahun sekali. Jadi terakhir yaitu pada tahun 2016 itu tercatat usaha paling banyak digeluti adalah UMK," kata Kepala BPS Kotawaringin Timur Eddy Surahman, Rabu, 29 Januari 2025.
Ia mengungkapkan berdasarkan sensus ekonomi yang dilakukan BPS pada tahun 2016 lalu jumlah usaha di Kalimantan Tengah 234,14 ribu usaha. Menurut skala usaha, Usaha Mikro dan Kecil (UMK) mencapai 231,12 ribu.
"Tingkat Kalimantan Tengah UMK tercatat 231,12 ribu atau 98,71 persen dan Usaha Menengah dan Besar (UMB) 3,02 ribu atau 1,29 persen," sebutnya.
Lebih lanjut Eddy mengungkapkan di Kabupaten Kotawaringin Timur, hasil pendataan sensus ekonomi 2016 tercatat jumlah usaha/perusahaan di Kabupaten Kotawaringin Timur mencapai 31,45 ribu unit usaha.
Ia mengungkapkan menurut skala usaha, UMK mencapai 30,93 ribu usaha/perusahaan atau 98,33 persen dan UMB sebanyak 526 usaha/perusahaan 1,67 persen.
"Kami akan kembali sensus ekonomi ini pada tahun 2026 nanti. Karena sensus ekonomi ini dilakukan setiap sepuluh tahun sekali di tahun akhiran 6," imbuhnya. (DEVIANA/j)









