BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam rangkaian kegiatan edukasi keuangan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan atau GENCARKAN yang diadakan di aula Kantor Bupati Lamandau, para pelaku UMKM mendapatkan berbagai materi penting.
Salah satu materi yang disampaikan oleh OJK Provinsi Kalimantan Tengah adalah pengenalan OJK dan pentingnya waspada terhadap fenomena YOLO, FOMO, dan FOPO agar tidak terjebak dalam aktivitas keuangan ilegal.
"YOLO, atau You Only Live Once, merupakan gaya hidup yang berfokus pada "aku" dan "sekarang". Fenomena ini sering kali mendorong individu untuk mengambil keputusan keuangan yang impulsif tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang," kata Kepala OJK Kalteng,Primandanu Febriyan Aziz pada Rabu, 29 Januari 2025.
Sementara itu, FOMO, atau Fear of Missing Out, adalah perasaan takut atau khawatir akan tertinggal dari tren terbaru, yang juga dapat mempengaruhi keputusan keuangan seseorang.
"Selain itu, FOPO, atau Fear of Other People's Opinions, adalah rasa takut akan opini orang lain terhadap diri atau tindakan seseorang," katanya.
Fenomena ini dapat membuat individu merasa tertekan untuk mengikuti gaya hidup tertentu atau membuat keputusan keuangan yang tidak bijak.
"Oleh karena itu, penting bagi pelaku UMKM untuk menerapkan alokasi keuangan secara bijak dalam menjalankan usaha mereka," jelasnya.
PT BPR Sampuraga Cemerlang atau Perseroda juga turut serta dalam kegiatan ini dengan menyampaikan materi mengenai produk dan layanan jasa keuangan serta produk pinjaman.
Informasi ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dalam mengakses layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Selain itu, PT Bursa Efek Indonesia memberikan materi mengenai pengenalan pasar modal. Mereka menjelaskan manfaat dan risiko yang ditimbulkan dari masing-masing produk investasi, sehingga pelaku UMKM dapat lebih memahami dan mempertimbangkan opsi investasi yang tersedia.
Kegiatan edukasi keuangan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan para pelaku UMKM di Lamandau, sehingga mereka dapat mengelola keuangan usaha dengan lebih bijak dan terhindar dari aktivitas keuangan ilegal.(TESTI PRISCILLA/R)









