BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Kantor Perwakilan PT Bursa Efek Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Stephanus Cahyo Adiraja menjelaskan pentingnya pemahaman mengenai pasar modal bagi pelaku UMKM.
"Pasar modal bukan hanya untuk perusahaan besar, tetapi juga dapat menjadi sumber pendanaan yang potensial bagi usaha kecil dan menengah. Dengan memahami mekanisme dan manfaat pasar modal, pelaku UMKM dapat memanfaatkan peluang ini untuk mengembangkan usaha mereka," kata Cahyo dalam rilis yang disampaikan OJK Kalteng pada Rabu, 29 Januari 2025.
Hal ini disampaikan Cahyo saat menjadi salah seorang narasumber dalam rangkaian kegiatan edukasi keuangan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan atau GENCARKAN yang diadakan di Aula Kantor Bupati Lamandau.
"Kita berharap edukasi ini dapat membuka wawasan pelaku UMKM tentang peluang investasi yang aman dan menguntungkan di pasar modal. Edukasi yang diberikan mencakup berbagai aspek, mulai dari pengenalan instrumen investasi hingga strategi investasi yang tepat," katanya.
Dengan demikian, lanjut Cahyo, pelaku UMKM dapat membuat keputusan investasi yang lebih bijak dan terinformasi.
Selain itu, edukasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan pelaku UMKM. Literasi keuangan yang baik akan membantu mereka dalam mengelola keuangan usaha dengan lebih efektif. Hal ini penting agar pelaku UMKM dapat menjaga kesehatan keuangan usaha mereka dan menghindari risiko keuangan yang tidak perlu.
Kepala Kantor Perwakilan PT Bursa Efek Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah juga menekankan pentingnya diversifikasi investasi. Dengan melakukan diversifikasi, pelaku UMKM dapat mengurangi risiko investasi dan meningkatkan potensi keuntungan.
Diversifikasi dapat dilakukan dengan berinvestasi di berbagai instrumen pasar modal, seperti saham, obligasi, dan reksa dana.
Lebih lanjut, ia mengajak pelaku UMKM untuk aktif mengikuti berbagai program edukasi dan pelatihan yang diselenggarakan oleh Bursa Efek Indonesia.
Program ini dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam berinvestasi di pasar modal.
Dengan mengikuti program-program ini, pelaku UMKM dapat lebih siap dan percaya diri dalam berinvestasi.
"Terakhir, kita berharap edukasi ini dapat mendorong lebih banyak pelaku UMKM untuk terlibat dalam pasar modal. Partisipasi yang lebih besar dari pelaku UMKM di pasar modal akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Dengan demikian, pasar modal dapat menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kalimantan Tengah," tuturnya.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Lamandau juga menambahkan bahwa edukasi keuangan ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dalam mengakses layanan keuangan yang lebih luas.
Dengan demikian, mereka dapat mengembangkan usaha mereka dengan lebih optimal dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah.
Direktur PT BPR Sampuraga Cemerlang (Perseroda) menekankan pentingnya kerjasama antara berbagai pihak dalam meningkatkan literasi keuangan di daerah. Ia mengajak semua pihak untuk terus mendukung program-program edukasi keuangan seperti GENCARKAN agar pelaku UMKM semakin cerdas dalam mengelola keuangan dan terhindar dari risiko keuangan yang merugikan.(TESTI PRISCILLA/R)









