BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua I DPRD Kota Palangka Raya, Hap Beperdu mendorong pemerintah kota melalui dinas melakukan antisipasi penyakit menular pada hewan yang dapat merugikan peternak.
"Hal ini untuk meningkatkan produksi ternak dan menjaga kesehatan hewan supaya sektor peternakan dapat menunjukkan potensi yang signifikan dengan populasi ternak meningkat," katanya, Rabu, 29 Januari 2025.
Ia juga menyampaikan komoditas seperti sapi, kerbau, kambing, ayam pedaging, dan ayam petelur menjadi fokus utama hal ini.
Ada salah satu tantangan seperti wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang pernah mempengaruhi pasokan daging sapi perlu diantisipasi.
"Diperlukan kerja sama antara pemerintah, peternak, dan masyarakat dalam menjaga kesehatan ternak, meningkatkan produksi, serta memastikan distribusi daging yang stabil, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan," harapnya.
Untuk ia menyarankan langkah strategis dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, peternak, dan distributor untuk memastikan seluruh ternak mendapatkan vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan rutin.
"Serta memeriksa ketat lalu lintas ternak dari daerah yang memiliki riwayat wabah penyakit," tutupnya. (MARINI/R)



