TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Desa Dayu terus berupaya mengembangkan Objek Wisata Danau Dayu dengan meningkatkan infrastruktur pendukung. Pada tahun 2025, anggaran dari Dana Desa (DD) telah dialokasikan untuk pembangunan jalan menuju kawasan wisata dan pembangunan titian ke tengah danau.

Kepala Desa Dayu, Erto, menyatakan bahwa peningkatan fasilitas ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan lebih bagi wisatawan. 

“Pemerintah desa telah menganggarkan pembangunan jalan menuju Danau Dayu hingga ke dalam kawasan wisata. Selain itu, kami akan membangun titian yang mengarah ke tengah danau,” ujarnya, Rabu, 29 Januari 2025.

Menurut Erto, kunjungan wisatawan pada libur Tahun Baru Imlek ini meningkat signifikan. Sejumlah pengunjung juga mengaku puas menikmati indahnya panorama Danau Dayu.

Selain infrastruktur, fasilitas pendukung seperti toilet dan area usaha bagi pelaku UMKM juga tersedia. 

“Kami menyediakan ruang bagi UMKM lokal untuk berjualan, sehingga wisatawan dapat menikmati makanan dan minuman dengan harga terjangkau,” kata Penanggung Jawab Objek Wisata Danau Dayu, Jend Retno.

Retno menambahkan bahwa pengelola juga memperhatikan keselamatan pengunjung dengan menyediakan pelampung bagi yang ingin menyusuri danau menggunakan perahu dayung atau kelotok.

Dengan harga tiket masuk yang terjangkau, yakni Rp5.000 per orang, serta biaya parkir Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil, wisata Danau Dayu menjadi pilihan rekreasi yang menarik bagi masyarakat Barito Timur dan sekitarnya.

“Kami ingin wisatawan merasa nyaman dan aman saat menikmati keindahan Danau Dayu. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk media dalam mempromosikan wisata ini, sangat membantu peningkatan jumlah pengunjung,” tutup Retno. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)