BORNEONEWS, Kobar - Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Karya Baru Mandiri, Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, bakal dikembangkan untuk wisata agro. Saat ini P4S tengah mengembangkan budidaya tanaman buah, berupa melon golden guna mewajudkan lokasi ini sebagai tempat wisata agro di Kalteng.
Bukan hanya budidaya melon Golden, di tempat ini juga ada beberapa tanaman serupa yang memiliki nilai ekonomis tinggi dari mulai semangka, sayur mayur, sektor perikanan dan peternakan.
Bermodalkan tempat pelatihan integrasi sawit sapi serta tempat pengolahan pupuk organik cair dan pupuk organik padat, rencananya tempat tersebut akan dijadikan objek wisata keluarga yang turut dipadukan dengan pondok pesantren terpadu yang konsentrasi santrinya selain keagamaan juga sektor pertanian.
Ketua Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S), Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Syahrian mengatakan saat ini potensi pengembangan usaha pertanian di Kobar sangat menjanjikan, terlebih apabila dipadukan dengan konsep wisata sehingga dalam proses pemasaran hasil produksi pertanian menjadi lebih mudah.
" Kita akan kembangkan produk holtikultura yang lain dan saya yakin akan berhasul, sebagaimana keyakinan saya hingga P4S menjadi besar seperti sekarang ini," ujar Syahrian.
Menurutnya, kondisi tanah di Kabupaten Kobar yang sangat luas berpotensi menjadikan Kabupaten ini menjadi swasembada pangan, namun harus melalui berbagai pengolahan dengan memberikan arahan kepada petani untuk menerapkan teknologi yang ada.
" Kabupaten kita ini masih memiliki lahan yang luas yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dalam mengembangkan potensi pertanian," kata Syahrian. (KOKO SULISTYO/N).








